Sabtu, 30 Juni 2012

UNTUK CALON ISTRIKU


Assalamu Alaikum WR WB, untukmu calon istriku

Tangan ini mulai merangkai apa yang didendangkan oleh kalbu

Aku mulai bertanya-tanya, apakah aku sudah seharusnya mulai mencari sebagian diriku yang hilang

Bukan niat yang disertai oleh nafsu, tapi atas keinginan seorang muslim dalam menyempurnakan agamanya

Acapkali aku mendengar ungkapan bahwa "Kau tercipta Untukku"

Awalnya aku kurang mengerti arti dari kalimat itu karena aku diselubungi oleh jahiliyah

Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku, kini aku mengerti bahwa suatu hari nanti aq harus mengambil suatu tanggungjawab yang sememangnya diciptakan khusus untuk diriku yaitu dirimu

Aq mulai mempersiapkan diriku dari segi fisik, psikis dan intelektual untuk bertemu dengan dirimu

Aq menginginkan pertemuan kita yang pertama aq kelihatan "sempurna" dimatamu walau hakekatnya masih banyak kelemahan dari diri ini

Aq coba mempelajari arti dan hakikat dari tanggungjawab yang harus aku emban ketika tuhan sudah mempertemukan kita

Aq mencoba membatasi pergaulanq dengan wanita lain hanya dalam urusan penting karena aq risau akan menceritakan rahasia pribadiku kepadanya karena seharusnya engkaulah yang harus mengetahuinya, karena dirimu adalah sebagian dari diriku dan adalah hak bagimu untuk mengetahui diri ini lahir dan batin.

Yang aq takuti diriku mulai didekati oleh wanita karena perawakaknku dan perwatakanku, baik yang indah berhijab maupun yang asyoi berketat riya semuanya singgah disisiku, aq risau imanku lemah dan diriku tidak dapat menahan fitnah, aku khawatir amalanku bukan untuk Rabbku tapi untuk tapi untuk makhluknya. dari itu aku memerlukan dirimu untuk menghindari fitnah ini

Aku khawatir kurang ikhlasnya ibadahku menyebabkan diriku dicampakkan ke neraka meninggalkan kau seorang diri di syurga

aku merasa bersalah kepada dirimu karena khawatir cinta yang haknya hanya untuk dirimu tercurahkan kepada wanita lain

Aku sukar mencari dirimu karana kau ibarat permata yang kemilau diantara ribuan kilauan kaca, tapi yang aku pastikan adalah satu bahwa namamu telah tertulis di Lauhimmahfuz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan Allah tanam untuk kita.

Tugas pertamaku adalah bukan mencari dirimu tapi mensolehkan diriku, sukar untuk mencari solehan dirimu andai solehku tidak setanding solehmu, dimana janji Allah yang ku pegang adalah "Wanita yang baik untuk Laki-laki yang baik"

Jiwa remajaku kini mulai lelah mencari hakikat cinta, matangku kini kian menjelma dan kehadiran sosok wanita akan amat berbeda terasa disisi, setiap kali aku merasakan kegelisahan itu aku mengingat diri, disana engkau setia menunggu diriku sedang disini aku curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana, sampaikan do"amu kepada Allah untuk diriku agar aku dapat menahan gelora kejantananku disamping aku mengajukan sendiri doa untuk perlindungan diri sampai kita bertemu kelak

Bukan harta rupa atau keturunan yang aku pandang darimu. cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita. Saat dimana aku bakal melamarmu, akan kulihat wajahmu sekilas agar tercipta keserasian diantara kita karena itu pesan nabi kita.Tidak perlu alis mata seindah alis onta, wajah seputih telur ataupun bibir semerah delima tapi cukup akidah yang kuat yang menjadi akar, ibadah sebagai makanan dan akhlak sebagai pakaian kita.

Jika aku dipertemukan dengan dirimu, akan ku jaga perasaan kasih ini supaya tidak tercurah sebelum masanya, akan kujadikan Syara' sebagai pelindung kita, akan ku jadikan akad nikah sebagai cap halal untuk mendapatkan dirimu, biarlah kita mengikuti nenek moyang kita Nabi Adam dan Siti Hawa yang menikah sebelum disatukan agar kita dapat menikmati kenikmatan perkawinan yang menjanjikan ketenangan jiwa, ketentraman hati dan kedamaian batin

Doakan diriku ini agar tidak berputus asa dan tersesat dalam misi mencari dirimu karena aku memerlukan dirimu untuk melengkapi agamaku


Dariku calon Suamimu


oleh : midin mendogu


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar